Kiat Memilih Calon Pemimpin Dengan Benar - SaLam CinTa
Headlines News :
Home » » Kiat Memilih Calon Pemimpin Dengan Benar

Kiat Memilih Calon Pemimpin Dengan Benar

Written By Achmad Marzuqi, S.Pd.I on Senin, 25 Juni 2012 | 02:02

Tak lama lagi, masyarakat di bebebagai daerah khususnya Jakarta akan menunaikan hak demokratis sebagai warga negara yang baik, memilih gubernur dan wakilnya. Tahukah anda pemimpin seperti apa yang harus kita pilih/dukung? Apakah yang pintar? Kaya? Yang paling lancar ngomong dan paling pedas? Atau nunggu serangan fajar saja dulu, baru menentukan sikap?.

Ternyata ada cara sederhana tapi jitu dalam memilih pemimpin idaman itu. Pemimpin yang sehati dan tahu apa yang diharapkan oleh rakyatnya. Pemimpin pejuang yang akan berjuang sekuat tenaga demi menyejahterakan rakyatnya, membawa masyarakatnya ke dalam keadaan yang lebih baik. Calon pemimpin itu harus memiliki sifat sebagai berikut :

  1. Pilihlah pemimpin yang Siddiq "Benar", yaitu orang yang bersikap benar, berkata benar dan mempunyai buah pikiran yang benar pula. Satu kata dengan perbuatan, bisa dijadikan contoh dan bukan hipokrit.

  2. Amanah. pemimpin harus Amanah, terpercaya, karena punya integritas dan watak yang kuat. Teguh dalam bersikap. Pilih mereka yg mengamalkan seperti kata Thomas Jefferson, "In Matters Of Style, Swim With The Current, (But) In Matters Of Principles, Stand Like A Rock". Teguh dalam sikap tapi tetap moderat.

  3. Tabligh. Seorang pemimpin itu berani menyampaikan, memaparkan kebenaran dengan terang-benderang, dengan cara yang benar pula. Ia juga pengemban ampera (amanat penderitaan rakyat) serta bersungguh-sungguh menunaikannya. Sehari-hari, ia memang dekat dengan rakyat. Tidak mendadak akrab dengan rakyatnya karena mau Pilkada saja.

  4. Fathonah. Pemimpin itu harus cerdas, skillful, visioner, mampu menangkap gejala yang berkembang di masyarakat dan mampu pula mengantisipasi serta menindaklanjutinya.


Mari kita pilih pemimpin dengan kriteria diatas. Kita pilih yang ahlinya. Serahkan urusan itu pada ahlinya. Sebab kata Nabi Muhammad SAW: "Apabila suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu kehancurannya (urusan itu)".

Iklanpurwakarta.com -
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. SaLam CinTa - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya